Translate This Page

Tampilkan postingan dengan label KULINER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KULINER. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Desember 2009

...::: Lezatnya Pecel Khas Lombok :::....

Menu makanan pecel barangkali bisa ditemukan dimana saja. Tapi, di Pulau Lombok anda juga bisa menikmati menu makanan yang satu ini. Lain daerah tampaknya lain juga cita rasanya. Karena itu, jika anda berpelesiran ke Lombok, bisa mencoba menikmati kekhasan pecelnya.
   Pecel agaknya telah menjadi makanan kesukaan sebagian banyak orang. Pecel merupakan makanan yang kaya serat dan bergizi karena bahan-bahannya yang sangat  bervariasi.
   Di Jawa ada sejumlah daerah yang cukup dikenal menu makanan pecelnya, seperti Madiun dan Blitar. Pecel dari daerah tersebut dikenal memiliki cita rasa yang khas.
  
 Namun, di Pulau Lombok anda juga bisa menikmati pecel. Di daerah ini, khususnya di Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pecel yang ditawarkan ada berbagai macam, tidak hanya pecel khas Madiun atau Blitar, tapi ada pula pecel khas Lombok.
    Pecel khas Lombok berbahan baku kangkung, tauge, dan mentimun. Selain itu, dalam penyajiannya, pecel khas Lombok disirami sambal berikut lontong serta kerupuk.
    Jadi, pecel khas Lombok bercita rasa seperti layaknya gado-gado pada umumnya. Sebab, rasa sambal yang digunakan, rasa kacanglah yang sangat menonjol.  
    Perbedaan  pecel yang dikenal di Blitar atau pun di Madiun dengan pecel khas Lombok lainnya barangkali adalah tambahan kerupuknya. Penyajian menu makanan pecel dengan kerupuk, tidak lazim. Pecel dari Blitar dan Madiun biasa disajikan bersama rempeyek.

    Perbedaan lainnya, bahan baku  sebagai "penyedap rasa"  kemangi yang biasa ditaburkan pada pecel khas Blitar dan Madiun pun juga tidak akan ditemui pada pecel khas Lombok.
     Barangkali perbedaan-perbedaan itulah yang menjadikan pecel yang dijajakan di Lombok memiliki ciri tersendiri. Meski sedikit berbeda dengan  pecel pada umumnya, pecel khas Lombok juga tidak kalah lezatnya.
    Nah, rasa penasaran anda akan terjawab jika anda berkunjung ke Lombok dan berburu khasanah kulinernya yang beragam. (*)

Rabu, 23 Desember 2009

..::: Gurihnya Sate Tanjung :::....

     Sebagian masyarakat menyebut menu masakan sate dengan bahan baku yang dibuatnya, seperti sate kambing, sate ayam, sate ikan dan lain sebagainya. Tapi, adapula sebagian masyarakat menyebut sate dengan citarasa yang dibawa dari daerah asal, seperti Sate Madura  dan Sate Tanjung di Lombok.     
     Nah, lain daerah lain pula citarasanya.  Sate Tanjung misalnya, sate berbahan baku ikan ini juga memiliki citarasa khas, gurih dan pedas.

     Nama Tanjung yang merupakan nama salah satu daerah di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat,  itu selalu melekat dalam nama menu masakan sate ini. Sebab,  selain citarasanya yang khas, menu ini diyakini juga asli daerah     Tanjung  adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lombok Utara, sedangkan Kabupaten Lombok Utara sendiri sebelumnya merupakan wilayah Kabupaten Lombok Barat.
     Kabupaten Lombok Utara merupakan pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat. Peresmian pemekaran itu berbarengan dengan pelantikan H Lalu Bakri sebagai Penjabat Bupati pada 30 Desember 2008.
     Di kawasan itu, selain wisata kuliner  juga banyak obyek wisata menarik seperti Pantai Sire dan Medana. Pantai berpasir putih bersih dan air laut nan biru itu selama ini juga banyak dikunjungi wisatawan asing maupun domestik.
Tidak sulit
     Untuk menikmati Sate Tanjung di daerah asalnya, anda tidak akan mengalami kesulitan. Sebab, penjual sate ikan banyak ditemukan di berbagai daerah di Kabupayen Lombok Utara, khususnya Tanjung.
     Sepanjang jalan dari perempatan Pamenang menuju pusat Kota Lombok Utara, banyak penjual sate ikan. Salah satu yang sudah lama menjanjakan menu masakan itu adalah di tepi jalan Pasar Tanjung. 
     Sate Tanjung  diantaranya berbahan  baku ikan cakalang, santan, merica, bawang putih dan rempah-rempah. Cara memasaknya pun relatif mudah. Ikan cakalang yang sudah dipotong-potong dicampur bumbu dan selanjutnya dipanggang. 

     Sate ikan cakalang khas Tanjung enak untuk dinikmati dalam keadaan panas bersama lontong atau nasi, sesuai selera. Rasa gurih dari daging dan santan serta pedas dari merica dan rempah-rempah sangat terasa.
     Karena itu, wajar jika usai menyantap sate ikan  khas Tanjung badan terasa bugar, hangat dan berkeringat.  Nah, manjakan selera makan anda dengan menikmati sate khas Lombok ini. (*)     

Share

Asma Ul Husna- Hijjaz

Playlist